Home / Nasional / Beras Bulog 1500 Ton Asal Sulawesi Selatan Patut di pertanyakan Belum jelas Daerah Surabaya atau Bukan ??

Beras Bulog 1500 Ton Asal Sulawesi Selatan Patut di pertanyakan Belum jelas Daerah Surabaya atau Bukan ??

Media Forum Maluku — Saumlaki Penyaluran beras bulog di Kabupaten Kepulauan Tanimbar propinsi Maluku sempat menjadi pertanyaan besar di masyarakat. Karena belum bisa disalurkan melalui gudang bulog di Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Beras Bulog hampir tidak dapat ditemukan pada pasar-pasar dan Kios yang bekerja sama dengan Bulog Saumlaki.

Tim media Forum Maluku 21/06 perwakilan Maluku melakukan investigasi jurnalistik di lapangan yakni langsung melakukan kunjungan dan bertemu dengan Kepala Gudang Bulog Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ditanya terkait dengan belum disalurkannya Beras Bulog di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Informasi yang di dapatkan oleh Tim Media Forum Maluku bahwa pengiriman dan pemuatan Beras Bulog dengan menggunakan angkutan Kapal Laut dengan kontener.Dari Surabaya menuju kota Saumlaki, Dimana soal pemuatan dengan Kontener terjadi perbedaan informasi baik dari masyarakat Saumlaki maupun dari oknum pengusaha yang menangani penyaluran Beras Bulog di Kepulauan Tanimbar propinsi Maluku.

“Yang kami tahu bahwa pengiriman dengan menggunakan jasa kontener itu kurang lebih 10 juta,” ungkap salah satu sumber yang dapat dipercaya.

Setelah Tim Media Forum Maluku menemui oknum penyalur beras bulog yang bertempat tinggal di pasar Saumlaki dirinya mengatakan, saya dipercayakan sebagai penyalur beras Bulog di Saumlaki, kami menggunakan jasa Kontener sebesar lima (5) jutaan.

Hal ini menjadi tanda tanya karena ada perbedaan harga penggunaan jasa Kontener untuk pemuatan beras. Kemudian informasi dilapangan yang dan dapati bahwa pembongkaran beras bulog di malam hari. Hal ini menjadi tanda tanya besar dari sejumlah warga kota Saumlaki. Karena warga menilai kenapa ada perbedaan harga muatan dan waktu pembongkaran barang dari kapal laut di dermaga karena Rp 5 jutaan untuk pembongkaran atau harga per kontener bervariasi harga Rp 10 jutaan apa yang menjadi perbedaan antara perkontener beras oleh karena itu dimana letak kesalahan informasi sesumber yang benar apakah pemasukan beras Bulog di kabupaten Kepulauan Tanimbar masih ada tanda tanya besar hasil ini akan di lanjutkan ke episode berikutnya pungkas media ini.( Tim )

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *